Ditulis oleh: Novi Ramadona Fitriyani
Sumber gambar: detik.com
Jakarta, 21 November 2023 – Kisah Ghisca Debora telah menjadi pembicaraan hangat di dunia maya. Seorang mahasiswi yang bernama Ghisca Debora ditangkap karena dugaan penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta pada Rabu (15/11). Ghisca Debora yang menipu ratusan fans Coldplay mengaku mendapatkan 39 tiket saat war ticket pada Mei 2023. Kemudian Ghisca Debora menawarkan kepada teman-temannya untuk menjadi reseller dengan siasat buruknya. Ghisca Debora tercatat telah melakukan penipuan penjualan tiket sebanyak 2.268 tiket yang bernilai Rp. 5,1 miliar. Berujung pada laporan korban, polres akhirnya menetapkan Ghisca Debora sebagai tersangka kasus penipuan jual beli tiket konser Coldplay di Jakarta. Dan tak disangka ternyata Ghisca Debora sudah melakukan jual beli tiket sejak tahun 2022. Hal tersebut diungkap langsung kepada pihak kepolisian.
‘‘Jadi tersangka profilnya sejak tahun 2022 itu sudah
sering menjadi reseller tiket konser-konser internasional,’’ ujar
Susatyo Purnomo Condro, dikutip dari laman detik.com, Selasa
(21/11/2023). Polisi juga menyebut Ghisca telah berbohong terkait isu
kedekatannya dengan promotor konser Coldplay. Itu merupakan salah satu tipu
dayanya untuk menarik perhatian para korban.
Polisi kemudian mengamankan beberapa barang bukti Ghisca Debora yang dinyatakan sebagai
tersangka penipuan tiket konser Coldplay. Barang tersebut termasuk
barang-barang bermerek miliknya dibeli sejak Ghisca menerima uang pemesanan
tiket. Tak hanya itu, Ghisca Debora juga menggunakan uang tersebut untuk pergi
ke Belanda pada Mei sampai November 2023. Penipuan yang telah dilakukan Ghisca
Debora membawanya ke balik jeruji besi, dan ia terancam hukuman empat tahun
penjara.
‘‘Sesuai dengan KUHP pasal 378 dan atau pasal 372.
Pasal 378 atau 4 tahun dan atau pasal penggelapan itu hukumannya 4 tahun,’’
ujar Susatyo.
Kasus Ghisca Debora mengingatkan kita bahwa tindakan
penipuan tiket konser sangat merugikan orang yang menjadi korban dan
membahayakan keselamatan acara. Sebagai masyarakat yang bijak, kita harus
memahami tindakan kejahatan, meresponsnya dengan tepat, dan membantu membangun
masyarakat yang lebih aman dan bertanggung jawab. Kepercayaan dan kejujuran
sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga kasus Ghisca Debora
menjadi pembelajaran bagi kita agar terhindar dari masalah penipuan yang bisa
merugikan diri kita maupun orang lain.

0 Komentar