Ditulis oleh: Aulia Dinati Sabrina
Sumber gambar: CNNIndonesia
Lampung, 4 Oktober 2023 – Kebakaran hutan dan lahan melanda Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur. Kebakaran meluas sekitar 200 hektare, diduga kebakaran terjadi akibat ulah pemburu satwa liar yang sengaja membakar lahan-lahan untuk memasang perangkap.
Para pemburu satwa liar yang sengaja membakar lahan,
nantinya akan memasang perangkap sebelum rerumputan tumbuh. Ketika sudah
tumbuh, maka hewan akan mudah terjebak dan ditangkap di antara alang-alang yang
sudah tumbuh meninggi.
Akibat kebakaran ini sebagian hewan mati, seperti ular
dan trenggiling yang ditemukan mati. Humas TN Way Kambas Sukatmoko mengatakan
selama 2 bulan terakhir ini ada enam titik yang menjadi peta lokasi kebakaran. Selain
itu, kebakaran bisa terjadi karena kemarau panjang yang menyebabkan alang-alang
dan tumbuhan liar meninggi sehingga rentan terbakar.
Kini,
polisi telah menangkap pelaku yang sebelumnya sudah masuk ke daftar pencarian
orang (DPO), pemburu yang diduga membakar lahan itu berinisial M (59) warga
Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. Pelaku ditangkap di rumahnya pada Selasa
(10/10). M ditangkap dan diamankan bersama sejumlah barang bukti seperti satu
senjata api laras panjang, 32 butir amunisi kaliber 5.56 mm, serta sebilah
golok.
M
ditangkap setelah pelaku lain yaitu S, yang ditangkap di hutan. Dalam
keterangan S ada dua pelaku lain dari pemburuan satwa liar, M dan D. Sedangkan
pelaku D sedang dalam pengejaran.
Sementara
itu, Kapolres Lampung, AKBP Rizal Muchtar masih melakukan pemeriksaan secara
mendalam terkait M pemburu satwa liar yang membakar lahan Taman Nasional Way
Kambas. Dalam menyikapi hal tersebut, TNI-Polri
bekerja sama dalam melakukan penangkapan para pelaku pemburu yang membakar TN
Way Kambas.
"Iya, kami bersama Polres Lampung Timur dan
Kodim melakukan penyelidikan secara bersama-sama untuk memburu para pelaku
pembakaran lahan ini," tegasnya Sukatmoko.

0 Komentar