Insiden Penembakan terhadap Donald Trump, Presiden Amerika Serikat Joe Biden Langsung Angkat Bicara

 


Ditulis oleh: Madani Achmad Algifari

Sumber gambar: CNBC Indonesia


Jakarta, 16 Juli 2024 – Pada tanggal 14 Juli 2024, mantan Presiden Amerika Serikat sekaligus kandidat Presiden Partai Republik Donald Trump mengalami insiden penembakan saat sedang kampanye di Pennsylvania. Mantan Presiden Amerika Serikat itu mengalami luka pada bagian telinga kanannya dan langsung dievakuasi untuk penanganan medis selanjutnya.

“Dia dalam kondisi baik saat ini dan sedang diperiksa fasilitas medis setempat. Rincian lebih lanjut akan menyusul,” ucap juru bicara Steven Cheung dalam sebuah pernyataan, Minggu (14/7/2024).

FBI telah mengidentifikasi Thomas Matthew Crooks dan sedang menyelidiki motif di balik upaya pembunuhan ini. Meskipun Trump dalam kondisi baik setelah insiden tersebut, keamanan di sekitar para pemimpin negara semakin diperketat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden turut memberikan pernyataan terkait insiden ini, mengungkapkan syukur bahwa Trump selamat dan mengutuk kekerasan yang terjadi. Biden menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi kekerasan semacam ini di Amerika Serikat dan menekankan pentingnya persatuan bangsa dalam mengutuk tindakan tersebut.

 “Saya bersyukur mendengar bahwa dia selamat dan baik-baik saja,” ujar Biden dalam pernyataannya yang dirilis pada Minggu (14/7/2024) seperti dilaporkan oleh Agence France Presse

Joe Biden menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi kekerasan semacam ini di Amerika Serikat dan menekankan pentingnya persatuan bangsa dalam mengutuk tindakan tersebut.

Peristiwa penembakan ini menggemparkan Amerika Serikat, menunjukkan peningkatan kekerasan yang tidak dapat diterima dalam proses demokrasi. Meskipun Trump berhasil selamat, insiden ini menegaskan perlunya peningkatan keamanan bagi para pemimpin dan masyarakat. Tantangan besar bagi seluruh bangsa Amerika kini adalah bersatu dan menegaskan bahwa kekerasan politik tidak boleh dibiarkan merusak nilai-nilai demokrasi yang dijunjung tinggi. 


Posting Komentar

0 Komentar