Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa, Tahapan Tingkat Pra Dasar 2025

 

Ditulis Oleh: Khairunnisa Zabrina Salsabila

Sumber Gambar: Wanda Nabilla Putri


Jakarta, 02 November 2025 – Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) tingkat pra-dasar bagi pengurus organisasi mahasiswa yang bertemakan "Adaptif dan Inovatif: Pilar Organisasi Masa Depan" telah berhasil dilaksanakan pada tanggal 01 November 2025, di Universitas BSI Kramat yang dimulai dari pukul 07.30 sampai 17.00 WIB. Acara ini diikuti beberapa Ormawa (Organisasi Mahasiswa) dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) UBSI diantaranya: BEM FEB, Rohis, UKM Pecinta Alam, UKM Sepak Bola, UKM Bola Basket, Himama, MPM, Himaku, BEN FTI, Himaif, Hima Ti, Hima Sasing, dll. 

Seminar ini memiliki tujuan khusus yakni menjadikan organisasi-organisasi di Universitas BSI memiliki nilai yang solid, mendapatkan prestasi, serta berkembang dalam lingkup kampus maupun luar kampus. Acara ini juga bertujuan untuk memberikan peserta yang hadir beberapa keterampilan terkait dengan kepemimpinan dalam berorganisasi seperti public speaking, dengan mengundang narasumber-narasumber yang sesuai dengan bidangnya. 

Seminar ini menjadi pembekalan dasar yang dapat diimplementasikan oleh seluruh UKM dan Ormawa UBSI dalam kegiatan berorganisasi. Target dari LKMM tahun ini adalah pengupayaan agar organisasi di UBSI tidak hanya aktif secara internal, namun juga aktif berprestasi di lingkup eksternal. Adanya LKMM ini juga membantu mahasiswa untuk  mengenali diri dan berupaya  mengembangkan diri agar menjadi insan-insan yang produktif dan bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi organisasinya. 

Acara ini dibuat menjadi 2 sesi dengan 4 narasumber, Sesi 1 diisi oleh narasumber Bapak Rachmat Suryadithia, M.Kom dan Ibu Rafika Ludmilla SE, M.Ak, QRMP, CPPS. Sesi kedua dilanjut oleh Bapak Ade Suryadi, M.Kom dan Bapak Slamet Heri Winarno, SE,MM.

LKMM yang dilaksanakan 4 kali dalam setahun ini memiliki 4 tahapan, yaitu tingkat pra-dasar, tingkat dasar, tingkat menengah, dan tingkat lanjut. 

“Kegiatan LKMM ini diadakan 4 tahapan dalam 1 tahun ini diantaranya : Tingkat Pra Dasar, Tingkat Dasar, Tingkat Menengah dan Tingkat Lanjut,” ujar Riswandi Ishak, M.Kom. selaku PIC Event LKMM pada Sabtu, (01/11/2025). 

Slamet Heri Winarno, SE, MM selaku Dosen FEB Prodi Manajemen mengungkapkan alasannya membahas salah satu materinya, membahas salah satu materinya yaitu logical fallacy yang menurutnya cocok sebagai bentuk pengenalan diri bagi mereka yang masih bingung dalam mengembangkan dirinya

"Saat ini mahasiswa itu identik dengan berusaha bagaimana coba mengenalkan dirinya serta bingung bagaimana cara mengembangkan dirinya," ujar Slamet pada Sabtu, (01/11/2025). 

Acara ini berlangsung meriah dengan penuh antusias dari para peserta event, banyak yang menyuarakan respon positifnya terhadap acara ini, salah satunya adalah Salwa Saumi yang merupakan anggota HIMA (Himpunan Mahasiswa Informatika) dengan jabatan Litbang (Penelitian dan Pengembangan) yang tertarik dan menyuarakan antusiasnya terhadap acara ini.

"Seminar hari ini menarik, karena kita butuh bagaimana cara untuk manajemennya, bagaimana cara berargumentasi yang baik, serta berpikir kritis dalam berorganisasi, dengan pembahasan logical fallacy yaitu kesalahan berpikir yang menjadi materi menjadi menarik," ujar Salwa pada Sabtu, (01/11/2025).

Peserta lain juga menunjukkan antusiasnya terhadap seminar ini, Azabila Mandar anggota MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa) yang ikut hadir dalam LKMM pra-dasar, ia mengungkapkan bahwa tidak ada kesan membosankan sedikit pun selama acara berlangsung sebab pematerinya sangat interaktif.

“Seminar terasa menarik bukan hanya menyampaikan materi melainkan melibatkan peserta dalam berinteraksi dan memahami materi sehingga suasana tidak bosan dan monoton, kita juga diajarkan bagaimana caranya berpikir kritis, dan komunikasi yang baik dan bagus,” ungkap Azabila pada Sabtu, (01/11/2025). 

Acara ini diharapkan dapat menjadi dasar dari sebuah organisasi yang baik dan materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam praktik lapangannya. Semua peserta dan perwakilan organisasi UBSI yang mengikuti seminar ini pun diharapkan dapat menerapkan pola berpikir kritis dan berkomunikasi secara lugas untuk memajukan tidak hanya kualitas setiap Ormawa dan UKM yang ada, namun juga di kehidupan sehari-hari.

Posting Komentar

0 Komentar