MEMAHAMI APA ITU MENTAL HEALTH AGAR TERHINDAR DARI MENTAL ILLNESS

 

(Mental Health Issues. Foto : Canva.com) 

Oleh Marsella Prhiatini pada Rabu, 14 September 2022 pukul 23.35 WIB

    Apa itu mental healthy? Mungkin beberapa orang sudah familiar dengan kata Mental Healthy,  dua kata yang yang sudah cukup sering muncul di beberapa media social seperti Instagram, twitter maupun tiktok. Bahkan ada beberapa content creator, yang mengangkat  isu mental healthy sebagai content edukasi.

 

PENGERTIAN MENTAL HEALTH

    Dalam buku Mental Hygiene, kesehatan mental berkaitan dengan beberapa hal. Pertama, bagaimana seseorang memikirkan, merasakan dan menjalani keseharian dalam kehidupan. Kedua, bagaimana seseorang memandang diri sendiri dan orang lain, dan Ketiga, bagaimana seseorang mengevaluasi berbagai alternative solusi dan bagaiamana mengambil keputusan terhadap keadaan yang di hadapi (Yusuf 2011)

    Mental Health (Kesehatan Mental) adalah suatu kondisi seseorang yang memungkinkan berkembangnya semua aspek perkembangan, baik fisik, intelektual dan emosional yang optimal serta selaras dengan perkembangan orang lain, sehingga selanjutnya mampu beriteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

 

(Riset dari Kementrian Kesehatan. Foto : Canva.com) 

 

RISET PRESENTASE JUMLAH KASUS KESEHEHATAN MENTAL YANG TERJADI DI INDONESIA

 

    Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi.

    Selain itu berdasarkan Sistem Registrasi Sampel yang dilakukan Badan Litbangkes tahun 2016, diperoleh data bunuh diri pertahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang melakukan bunuh diri, serta 47,7% korban bunuh diri adalah pada usia 10-39 tahun yang merupakan usia anak remaja dan usia produktif.

    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Dr. Celestinus Eigya Munthe menjelaskan masalah kesehatan jiwa di Indonesia terkait dengan masalah tingginya prevalensi orang dengan gangguan jiwa. Untuk saat ini Indonesia memiliki prevalensi orang dengan gangguan jiwa sekitar 1 dari 5 penduduk, artinya sekitar 20% populasi di Indonesia itu mempunyai potensi-potensi masalah gangguan jiwa.

    Pernyataan di atas adalah presentasi penduduk Indonesia yang memiliki depresi tingkat berat. Namun tanpa mereka sadari untuk beberapa orang yang konon baik-baik saja, tanpa mereka sadari pun mereka terjadi sedikit masalah dengan dirinya sendiri, walaupun tidak menyebabkan hal ekstrem seperti di atas, akan tetapi jika di biarkan berlarut-larut akan dapat menyebabkan hal yang sama


BACA JUGA : PRESS RELEASE PENUTUPAN ACARA PKKMB



(Foto : Canva.com) 

STIGMA BURUK MASYARKAT TENTANG GANGGUAN KESEHATAN MENTAL

     Penderita gangguan kesehatan mental masih dianggap sebagai hal yang memalukan atau sebuah aib bagi keluarga atau kerabat yang salah satu anggota keluarga mengalami gangguan kesehatan mental atau kejiwaan. Masyarakat Indonesia beranggapan bahwa gangguan kesehatan mental atau kejiwaan tidak dapat disembuhkan sehingga bagi penderitanya layak dikucilkan. 

    Kuatnya stigma negatif masyarakat pada penderita gangguan kesehatan mental menjadikan penderita tidak mendapatkan perawatan yang sesuai. Dianggap sebagai sebuah aib, keluarga penderita gangguan kesehatan mental lebih memilih mengurung anggota keluarga yang terkena gangguan mental di rumah, bahkan masih sering ditemui yang memilih memasung karena berpikiran bahwa penderita gangguan kesehatan mental dapat membahayakan keselamatan orang lain.

     Dengan stigma negatif tersebut maka akan sulit institusi kesehatan yang menangani persoalan ini untuk membantu mereka yang membutuhkan perawatan. Minimnya pengetahuan tentang kesehatan mental, maupun gangguan kesehatan mental menjadikan masyarakat memilih untuk diam, dan melakukan hal yang sangat sederhana sebagai bentuk pengobatan. Kurangnya keterbukaan masyarakat terhadap gangguan kesehatan mental menjadikan masyarakat terjebak di perspektif masing-masing


BACA JUGA : PRESS RELEASE WORKSHOP PUBLIC SPEAKING Dengan Tema “How Be a Good Public Speaker”

Posting Komentar

0 Komentar